me

Archive for the ‘Random’ Category

Roseola (plus plus)

In Random, Tentang Mama, Tentang Noora, Tumbuh Kembang Noora on September 4, 2009 at 12:58 am

Noora is 14 month 2 week old.

Noora abis sakit seminggu waktu di Jakarta kemarin. Demam tinggi selama 3 hari (mulai hari rabu, reda hari jumat), dan setelah demam reda (jumat malam) muncul ruam-ruam di wajah dan di perut/punggung. Ruam-ruam hilang total hari selasa. kalau dari gejalanya, Noora kena roseola, dan tadi sore kita akhirnya “sowan” ke dr. Alex untuk konfirmasi, dan menurut beliau juga memang roseola.

Apa beda roseola dengan campak (rubeola)? Kalau campak, biasanya ruam sudah mulai muncul waktu demam tinggi, sedangkan kalau roseola ruam baru muncul setelah demam reda. Campak juga punya ciri khas yaitu 3 C : cough (batuk), coryza (pilek), dan conjuctivitis (mata merah) (source: http://www.klikdokter.com/illness/detail/220). Mental note to myself: being a mom is not easy. ingin tahu ini itu tentang parenting, tentang kesehatan anak, tentang RUD (rational use of drug) tapi dalam kenyataannya karena sesuatu dan lain hal informasi yang kita dapat belum tentu dapat dengan mudah dan leluasa kita praktikkan. Nonetheless, even though saya setuju bahwa state of health selayaknya dinyatakan oleh dokter, saya pikir orangtua juga perlu untuk mencari informasi dan menambah wawasan tentang kesehatan (betul kan, dr. Wati?). Dan saya sangat bersyukur Noora punya DSA yang sesuai dengan harapan saya. Komunikatif, tidak gampang meresepkan obat (baca: bijaksana dan rasional). Semoga dia tetap seperti itu terus.  I’d say dr. Alex is a moderate one. Kalau kita tanya apa perlu minum suplemen anu, dia akan bilang “saya tdk menganjurkan, dan tdk melarang”. I think that’s a clue that parents get to choose and decide. Dan untuk memilih dan memutuskan, kita perlu belajar. Banyak rekan moms di milis yang bercerita bahwa mereka kadang mengalami rintangan di saat diri ingin memilih yang terbaik untuk anak mereka. Dari dibilang sok tahu, terlalu banyak baca buku, sampai keras kepala. Saya berdoa semoga saya tidak sampai mengalami hal itu. Saya sadar, pengetahuan yang saya miliki tidak ada seujung kuku, dan saya harus banyak belajar lagi. Saya juga harus siap “berkompromi”, walau kadang di hati terasa berat. Tapi kadang emang repot juga ya.. karena kalo kita bilang “saya baca di buku or source ini begini begitu…” eh taunya ada informasi yang bertolakbelakang di source yg lain. Bingung nggak tuh. Kadang saya harus mengingatkan diri sendiri untuk lebih luwes dan terbuka dalam menghadapi perbedaan ini. Karena belum tentu apa yang kita yakini benar itu adalah yang paling benar. Tapi namanya manusia ya kadang susah untuk berlaku seperti itu. I just can say, ampuni hamba-Mu ini ya Allah..

Kalau sudah begini, jadi membayangkan bagaimana dulu mama membesarkan keempat anaknya. Repot banget ya. Apalagi Mbah, yang anaknya 14. Jadi pengen nelpon mama, tapi udah tengah malem. Besok deh. Aku belum bisa bikin mama bahagia nih.. paling-paling cuma bisa kirim doa dan bandrek (lhoh?).

Alhamdulillah Noora sekarang sudah pulih dan ceria seperti sedia kala. Oh ya, ngomongnya tambah banyak lhoh… apa yaah… mama, papa, eyang, bunga, buah, bawa, buka, taruh, air, lampu, tv, burung, lagi, aduh, jatuh, dan masih banyak lagi.. tentu saja pengucapannya belum sempurna.. but she’s a quick learner. Yang suka bikin mengharubiru mamanya, kalo kita bilang kita sakit, Noora langsung sibuk nyiumin kita.. mwaaah.. mwaah… gituh. uhuhuhu.. so sweeet.

Mamanya Noora lagi agak sensi akhir-akhir ini. Bawaan feeling blue terus. I dunno why I feel so lonely and kinda miss something. And it’s hard to cheer myself up. Tapi barusan buka-buka e-mail lama eh jadi ketawa-ketawa sendiri. I even asked myself, is this really me who wrote this e-mail? It feels like reading somebody else’s mail.. i kinda didnt recognize myself as the writer.  Kalo saya akan tulis buku tentang tips menghilangkan sedih, mungkin ini bisa jadi satu poin: coba intip bagaimana kita di masa lalu.  Tapi jangan memori yang sedih-sedih ya.  Bisa buka-buka foto lama, atau denger2x lagu jaman pacaran, baca-baca email/surat/kartu ucapan, atau bahkan liat laporan praktikum biologi waktu baru kuliah dulu.  Dijamin bakal senyum-senyum atau bahkan terheran-heran.  Saya pernah buka-buka hasil ujian jaman kuliah dulu.. nemu satu ujian yang dapet nilai 100 dan kemudian terkagum-kagum sendiri liat jawaban ujian saya waktu itu (narsis dot com) ya ampun ikke dulu kok pinter gini yah.. mana sisanya sekarang? bwahahaha.

Anyway, this is Ramadhan. Saya merasa jauh dari Tuhan akhir-akhir ini. Semoga dapat hidayah-Nya di bulan suci ini. I miss You, my Rabb. Just saying these words makes me want to cry. I miss You, I miss You, I miss You. Please give your barokah, rahmah, wa salamah to my husband and little daughter.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.